Kamis, 14 Februari 2019

Capaian Rasio Elektrifikasi, Jokowi Hanya Melanjutkan Pemerintah yang Sebelumnya

Halo sobat, Mari baca baca disini aja mengenai, Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Calon Presiden (Capres), Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno yang juga politisi Partai PAN, Faldo Maldini mengkritisi energi Presiden Joko Widodo ( Jokowi ).


Jika saat ini, rasio elektrifikasi yang dimasa kepemimpinan Jokowi sudah mencapai 98 persen lebih. Karena itu bukan prestasi, hanya perlu diselesaikan dari pemerintah sebelumnya.

Sebab menurut Politisi PAN dari daerah pemilihan Bogor tersebut, pada zaman SBY pemerintah berhasil menaikkan rasio elektrifikasi mencapai 15 persen dari sebelumnya rasio elektrifikasi 75 persen. Kemudian berhasil mencapai mencapai 90 persen. Sementara di era Presiden Jokowi tidak sampai 10 persen.

"Rasio elektrifikasi dengan anggaran yang tidak sebesar sekarang Presiden SBY mencapai 15 persen dari 75 ke 90 dan Jokowi hanya naik dari 90 ke 93 sekian tadi," ujar Faldo di Jakarta (13/2/2019).

Faldo juga mengkritisi program pembangkit listrik 35 GW yang sejak awal digembar-gemborkan oleh Presiden Jokowi , nyatanya baru mencapai sekitar 20 persen padahal sudah diakhir masa pemerintahan

Lebih lanjut Faldo menyayangkan setelah 5 tahun berjalan gembar-gembor proyek yang menjadi jualan kampanye pemerintah ini hanya mencapai 20 persen saja. Menurutnya hal ini harus menjadi evaluasi bersama, terutama bagi pemerintah saat ini. 

"Visi juga harus terlaksana kompilasi Presiden mengatakan 35.000 MW mana? Ini sudah mau April 2018 baru menerima 20 persen, paling tidak kan harusnya 80 persen diperoleh dong," pungkasnya. []

Sumber : Akurat.co
Editor : Esam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar